Apresiasi Gebrakan Polres Paluta Berantas Narkoba, Hermansyah Lubis: Jangan Berhenti di Pengedar
![]() |
| Hermansyah Lubis. |
PALUTA – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hermansyah Lubis, mengapresiasi langkah tegas Polres Padang Lawas Utara (Paluta) yang gencar memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Putra daerah Kabupaten Paluta ini menilai, gebrakan aparat kepolisian tersebut sangat krusial untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang mengancam masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan masalah sosial yang dapat merusak masa depan individu, keluarga, hingga bangsa.
“Kami mengapresiasi langkah Polres Paluta yang gencar memberantas narkoba sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri dan Polda Sumut. Pemberantasan ini harus dilakukan secara serius, konsisten, dan berkelanjutan agar masyarakat, terutama anak-anak muda, terlindungi dari bahaya narkotika,” ujar Hermansyah kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).
Anggota Komisi A DPRD Sumut yang membidangi pemerintahan, hukum, dan keamanan ini turut menyoroti masifnya pengungkapan kasus narkoba oleh Polres Paluta yang baru diresmikan sekitar dua bulan lalu. Tingginya kasus yang terungkap menunjukkan bahwa persoalan narkoba membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
Oleh karena itu, ia mendorong kepolisian untuk terus memperkuat pengawasan serta menindak tegas jaringan peredaran narkoba, termasuk para pengedar dan bandar yang menyasar kalangan muda.
“Kami berharap pengungkapan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Jangan berhenti pada pengedar saja; jaringan dan pemasoknya juga harus ditelusuri agar mata rantai peredaran narkoba, khususnya di Paluta, dapat terputus,” tuturnya.
Politikus muda yang pernah menjabat dua periode di DPRD Paluta ini mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak kepolisian. Dukungan dari pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat diperlukan agar upaya pencegahan serta penindakan dapat berjalan beriringan.
Hermansyah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat harus lebih meningkatkan peran aktif, bukan malah menghalangi kinerja kepolisian di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba, kesadaran warga untuk melaporkan aktivitas mencurigakan juga perlu terus diperkuat.
“Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat terwujud demi masa depan generasi muda,” pungkasnya.
